Destilator Basah Pembuatan Etanol dan Sari Buah DB 100 L

Rp9.950.000

Destilator Basah Pembuatan Etanol dan Sari Buah DB 16 L

Destilator Basah DB 16 L merupakan unit destilasi yang dirancang untuk proses penyulingan etanol dan ekstraksi sari buah berbasis metode destilasi uap–air (wet distillation). Alat ini memiliki kapasitas 16 liter per batch dengan waktu proses rata-rata 60 menit per batch, sehingga dapat dioperasikan secara kontinu sepanjang hari.

Dalam satu hari operasional, unit ini mampu melakukan 10–20 kali proses destilasi, setara dengan kapasitas total sekitar ±100 liter per hari, tergantung jenis bahan baku dan parameter proses. Destilator ini cocok digunakan untuk pengolahan limbah buah dan sayur, produksi etanol, serta ekstraksi sari buah dan senyawa bioaktif.


Prinsip Kerja Destilasi

Distilasi atau penyulingan merupakan metode pemisahan zat berdasarkan perbedaan volatilitas atau titik didih. Pada proses ini, campuran bahan dipanaskan hingga mendidih sehingga komponen dengan titik didih lebih rendah akan menguap terlebih dahulu. Uap yang terbentuk kemudian didinginkan melalui sistem kondensasi hingga kembali menjadi cairan (distilat).

Dalam proses destilasi etanol, etanol yang memiliki titik didih lebih rendah dibandingkan air akan menguap lebih dahulu, sehingga dapat dipisahkan dan dikumpulkan sebagai hasil destilasi.


Aplikasi dan Manfaat

Destilator DB 16 L dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pengolahan bahan organik, khususnya substrat limbah buah dan sayur dengan kandungan gula (sukrosa) tinggi. Proses pemanasan dilakukan menggunakan kompor burner dengan berbagai pilihan bahan bakar, seperti LPG, biogas, maupun briket sampah, dengan waktu proses sekitar 1 jam per batch.

Apabila diperlukan, sistem ini dapat menghasilkan etanol dengan tingkat kemurnian hingga ±90%, tergantung pada proses fermentasi dan pengaturan destilasi.

Manfaat Utama:

  1. Produksi Etanol dan Sari Buah Probiotik
    Destilasi bahan buah yang telah difermentasi menghasilkan sari buah dan etanol. Sari buah yang dihasilkan dapat berasal dari berbagai jenis buah seperti jeruk, nanas, melon, kesemek, mangga, apel, tomat, timun, semangka, serta aneka buah manis lainnya. Produk sari buah ini memiliki daya simpan lebih lama tanpa penggunaan bahan pengawet tambahan.

  2. Produksi Etanol untuk Kebutuhan Sanitasi dan Ekstraksi Atsiri
    Proses destilasi sari buah dan bahan rempah juga menghasilkan etanol yang dapat dimanfaatkan untuk pembuatan hand sanitizer. Selain itu, proses ini memungkinkan ekstraksi senyawa atsiri dan zat aktif dari bahan alami seperti jahe, kapulaga, serta berbagai jenis rempah lainnya.


Metode Destilasi Basah (Uap–Air)

Destilator DB 16 L menggunakan metode destilasi basah (uap–air), yaitu teknik penyulingan di mana bahan yang mengandung alkohol atau senyawa volatil direndam dalam air dan dipanaskan secara langsung. Metode ini memanfaatkan perbedaan titik didih antara air dan etanol untuk memisahkan keduanya secara efektif, serta cocok digunakan untuk bahan organik dan hasil fermentasi.

Tampilkan statistik lengkap
Scroll to Top