Order Via WhatsApp
Marketing1

Marketing2

Join  Group

Harga Kompor Bahenol termasuk 1 liter Etanol

Kompor berbahan bakar etanol atau, sejenisnya seperti metanol, atau nama lainnya spirtus, adalah bahan bakar kompor Bahenol ( bahan bakar ethanol) ini. Etanol adalah bahan bakar yang diolah dari tumbuhan, dengan keunggulan mampu menurunkan emisi CO2 hingga 18 % atau lebih ramah lingkungan.

Etanol dapat diproduksi dari bahan yang dapat diperbaharui karena terbuat dari tanaman penghasil pati dan gula.  Bahan bakar ini termasuk sumber energi terbarukan (renewable energy) yang berarti bahwa bahan baku tidak terbatas jumlahnya seperti fosil. Etanol dapat dibuat dari limbah buah kandungan gula tinggi (manis), tetes tebu, hingga singkong. Untuk mendapat kemafaatan atas bahan bakar terbarukan itulah maka, dibutuhkan alat pembakar atau burner yakni kompor yang mampu membakar bioetanol secara efisien dan sempurna.

Spesifikasi

Kompor Bahenol memiliki penampilan yang menawan, ringkas dan ringan. Dibuat dari material pendukung berkualitas, sangat cocok sebagai kompor di dapur keluarga maupun tempat usaha. Kelebihan dari kompor Bahenol:

1. bahan bakar murah, 1 liter etanol Rp 12.000/ liter bisa 4-5 jam nyala terus menerus, bandingkan dengan minyak tanah 1 liter untuk 2 jam.

2. bekas pembakaran pada wajan/ ketel tetap bersih karena karbon yang terbakar kecil, etanol hanya memiliki 2 unsur karbon berbeda dengan kompor minyak tanah yang biasanya berjelaga banyak.

3. ethanol yang memiliki kemurnian tinggi, memiliki kalor yang tinggi dan warnanya lebih biru.

4. anti meledak karena ethanol terbakar di piringan terbuka, cepat menguap karena berat jenis lebih ringan.

5. bahan bakar nabati (BBN), ethanol, bisa dibuat sendiri dari limbah buah manis, kandungan gula tinggi.

Membuat Etanol

Bagi penggiat lingkungan, pemilik limbah buah ( kios buah dan juice), pedagang buah di pasar, serta para petani buah, sesungguhnya memiliki bahan baku sendiri guna membuat bahan bakar nabati (BBN) ethanol dengan Biodigester Ethanol.skala rumah maupun Biodigester ethanol skala komunal

Perolehan hasil dari paket alat Biodigester Ethanol BE 3000 L dari bahan baku berupa limbah buah yang banyak bisa diperoleh di pasar los buah, kebun buah afkiran sortasi, limbah restoran dan hotel (FB), warung juice dan pedagang buah, umumnya setiap limbah berkandungan gula (glukosa, selulosa) tinggi akan menghasilkan 16 liter ethanol kadar mulai 60 %, sudah cukup bagi nyala kompor secara baik (*).

Tulis Ulasan

Catatan : HTML tidak dapat diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Kompor Bahenol - Bahan Bakar Etanol

  • Model Produk : Kompor BBN
  • Ketersediaan : 1
  • Rp.295,000,-


Produk Terkait

Kompor Tabung BizGas 20101

Kompor Tabung BizGas 20101

Kompor dan tabung Biogas BizGas 20101, berat 3,5 kg, body pressure tank dari plat baja di lapisi epo..

Rp.9,950,000,-

Kompor Biogas Dua Tungku

Kompor Biogas Dua Tungku

Salah satu kelengkapan bagi sistim pembangkitan energi biogas itu disediakan Kompor Biogas Dua Tun..

Rp.4,740,000,-

Kompor Tabung GreenGas Bahan Bakar [Biogas, Gas Alam, CNG]

Kompor Tabung GreenGas Bahan Bakar [Biogas, Gas Alam, CNG]

Kompor dan tabung Biogas GreenGas 20101, berat per set unit 3,5 kg, body pressure tank dari plat baj..

Rp.6,450,000,-

Kompor Biogas Satu Tungku

Kompor Biogas Satu Tungku

Salah satu kelengkapan bagi sistim itu disediakan Kompor Biogas satu Tungku. Spesifikasi : Model:368..

Rp.295,000,-

Biodigester Ethanol BE 1000 L

Biodigester Ethanol BE 1000 L

Biodigester Ethanol BE 1000L adalah paket lengkap bagi pemusnahan 100 kg limbah buah sayur per hari...

Rp.19,950,000,-

Biodigester Ethanol BE 3000L

Biodigester Ethanol BE 3000L

SpesifikasiBiodigester Ethanol BE 3000L adalah paket lengkap bagi usaha pengolahan 250 kg limbah bua..

Rp.26,950,000,-

Digester Minuman Probiotik PMP 100 L

Digester Minuman Probiotik PMP 100 L

Permasalahan limbah buahan kerap ditemui di pasar induk, petani, supplier serta super market atau ..

Rp.34,950,000,-

Tag Produk : Kompor murah, kompor ethanol, bahan bakar nabati, membuat bahan bakar, energi terbarukan