Order Via WhatsApp
Marketing1

Marketing2

Join  Group

Energi baru atau bahan bakar terbarukan (renewable energy) dapat dihasilkan dengan teknologi fermentasi biomassa (sampah atau biowaste, limbah pertanian, limbah peternakan, bahkan limbah perkebunan khususnya bungkil sawit, tandan kosong dan cairan Pome). Dan yang sesuai untuk wilayah Indonesia, dengan ketersediaan biomassa (termasuk sampah) melimpah, adalah energi dari gas hasil fermentasi bahan asal tumbuhan dan hewan, atau kemudian disebut biogas. Dengan pemurnian, biogas alami akan berobah menjadi kualitas biometan, yakni suatu renewable natural gas (RNG).
 
Fermentasi dibedakan berdasar karakter bahan baku isian (bbi). Dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan merobah material menjadi subtrat cair, bagi jenis kotoran ternak ( ayam, babi, sapi dan sejenisnya) lebih praktis direaksikan dalam biodigester fermentasi basah (wet fermentation). Sementara biomassa kering ( sampah kota, tandan kosong sawit, dan limbah pertanian dan perkebunan lainnya) sangat relevan menggunakan biodigester fermentasi kering (dry fermentation) tanpa dilakukan pencacahan (pengecilan ukuran).
 
Dari aneka pilihan pembangkitan energi terbarukan (PLTS, PTL Hidro, PLT Angin/ Bayu), biometan RNG memiliki keluasan dalam aplikasi. Disamping memilki lumpur sisa fermentasi sebagai pupuk organik, biometan RNG juga sangat bersaing ketika diaplikasikan sebagai sumber energi panas ( kompor, burner, pengganti asetilin brander las), bahan bakar penggerak (engine) serta bahan bakar generator listrik.  .Ketersediaan bahan baku pembangkitan biometan RNG juga dapat diikhtiarkan tanpa tergantung secara mutlak kepada faktor alam ( angin, hujan, mendung, debit air sungai) sebagaimana halnya pada pembangkit berbasis surya, bayu dan hidro.
 
Dengan fermentasi, semua jenis limbah organik ( pertanian, perkebunan termasuk hasil cacahan pelepah kelapa sawit, peternakan berupa kotoran ternak sapi, kotoran ternak kerbau, ayam dan aneka ternak lainnya hingga sampah organik), gulma kebun ( alang-alang, rumput gajah, serasah dan perdu) dan gulma perairan ( eceng gondok, alga, ganggang laut) maupun limbah industri pengolahan hasil pertanian ( limbah cair pabrik kelapa sawit POME, limbah cair pabrik tahu dan sagu),  atau kemudian disebut biomassa, di dalam alat kedap udara yang disebut digester, secara alami akan dihasilkan biogas dan pupuk organik. Gas, yang kemudian dialirkan kedalam alat pemurnian (purifikasi atau methan purifier)  dari kandungan impurites ( H2S, Amoniak, CO2), akan menjadi murni (CH4> 70 %) yang kemudian dikatagorikan sebagai biometan RNG.
 
Biometan RNG, berkualitas hampir setara dengan Compressed Natural Gas (CNG), memiliki sifat dapat dikompresi kedalam tabung bertekanan dengan pompa kompresor pengisian ( filling pumps), dapat dialirkan ke jarak jauh oleh dorongan kompresor khusus serta, memiliki kalori tinggi. Biometan juga sangat efektif dan bersaing ketika digunakan sebagai bahan bakar pengganti BBM pada generator listrik (genset biogas). Guna memperoleh biometan dari biomassa, kelengkapan peralatan bagi proses fermentasi, purifikasi dan elektrifikasi diatas disajikan dalam katagori produk, Instalasi Pembangkit Biogas Biometan.
 
SPESIFIKASI

Volume Biodigester BD 800 T sebesar 800 m3, dengan kebutuhan luas lahan 3.000 m2 menghasilkan biogas sebagai bahan bakar sebanyak 720-775 m3/hari. Bahan baku isian (bbi) atau masukan per hari berikut estimasi perolehan biogas :


1. kotoran sapi kadar air 88% : 18 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 4 ton, kompos cair 13 m3
2. kotoran sapi kadar air 94% : 36 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 3,1 ton, kompos cair 32 m3
3. sampah jagung kadar air 70% : 4 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 0,8 ton, kompos cair 2 m3
4. kotoran babi kadar air 94% : 31 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 2,3 ton, kompos cair 27,7 m3
5. kotoran ayam petelur kadar air 75% : 18 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 2,2 ton, kompos cair 14,9 m3
6. kotoran ayam potong kadar air 60% : 32 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 5,8 ton, kompos cair 25,3 m3

Tulis Ulasan

Catatan : HTML tidak dapat diterjemahkan!
    Jelek           Bagus

Biodigester BD 800 T

  • Model Produk : BD 800 T
  • Ketersediaan : 1
  • Rp.10,738,901,250,-


Produk Terkait

Digester Biogas Biometan RNG

Digester Biogas Biometan RNG

Berbekal pengalaman membangun instalasi biogas di lebih 100 lokasi sejak tahun 2009, berikut ini dik..

Rp.0,-

Mesin Pemisah Air Dewatering Separator DS 7000 L

Mesin Pemisah Air Dewatering Separator DS 7000 L

Ada banyak metode yang digunakan untuk memilah sampah, meliputi pemisah logam (magnetic separator), ..

Rp.171,642,240,-

Tag Produk : Biodigester biogas, fermentasi basah, bahan baku isian biodigester, biogas, kotoran ayam, kotoran babi,