Pembangkit Listrik Biomassa (PLTBM) Komposter Pengolah Sampah Digester, Reaktor Biogas

Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S

Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S
Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S  Mesin Pencacah Pelepah Kelapa Sawit dan Sabut Kelapa [ Chopper Shredder] MPC 1000 S
Merek: Biophosko
Kode Produk: Chopper Shredder
Ketersediaan: 1
Harga: Rp.39.950.000,00
Jml:     - ATAU -   Bandingkan

Mesin Penghancur Pelepah Kelapa Sawit dan pengurai Sabut Kelapa Chopper Shredder MPC 1000 S secara umum digunakan untuk menyiapkan bahan pembuatan kompos dalam Instalasi Produksi Pupuk Organik Kompos, penyiapan awal ( pre treatment) bahan baku digester dalam pembangkitan energi biogas maupun penyediaan pakan hijauan ternak ( ruminansia) sapi. Disamping bagi bahan pelepah kelapa sawit, MPC 1000 juga berfungsi mengurai sabut dari limbah kelapa yang telah diambil air maupun dagingnya. Di hampir semua daerah terdapat limbah dari industri minyak goreng dan kopra serta pedagang kelapa muda, pedagang santan kelapa sebagai bahan baku gratis dalam pembuatan sabut.

Sabut yang telah terurai bisa dimanfaatkan menjadi bahan fiber, jok mobil, matras, geotextil, serat berkaret, karpet maupun sebagai bahan dasar pembuatan berbagai macam kerajinan tangan, seperti kesed sabut kelapa, tali tambang, media tanam (cocopeat), bahan dasar kasur, meubel dan lain lain Proses penguraian pada pengolahan sabut kelapa bertujuan untuk memisahkan antara sabut kelapa (coco fiber) dengan bagian kulit luar buah kelapa (coco peat), di mana masing-masing jenis bahan tersebut memiliki fungsi dan nilai jual tersendiri.

MESIN PENUNJANG PAKAN TERNAK DI KEBUN KELAPA SAWIT

Diketahui, integrasi ternak sapi dalam kebun kelapa sawit merupakan model simbiosis mutualisme yang efektif untuk meningkatkan produktivitas protein hewani. Manfaat langsungnya, pelepah tanaman tanaman kelapa sawit dapat digunakan untuk menambah kebutuhan pakan hijauan, sementara bungkil sawit dapat diproses untuk pakan konsentrat. Dengan itu, kebutuhan pakan sapi terpenuhi dari kebun sawit. Daun sawit (Palm oil leaf) mengandung protein kasar 14,8%, lignin 27,6% dan kecernaan invitro kurang dari 50%, temasuk kualitas biologis medium. Karenanya diperlukan perlakuan (pre treatment) melalui proses aerobik guna penurunan nisbah C/N ratio terlebih dulu. Hasil penelitian Purba et al (1997), menunjukkan pelepah daun sawit dapat menggantikan rumput sampai 80% tanpa mengurangi laju pertumbuhan bobot badan ternak.

Perolehan dari hewan ternak sapi adalah kotorannya dapat dijadikan pupuk kompos untuk meningkatkan kesuburan tanaman kelapa sawit, maka kebutuhan pupuk kelapa sawit pun dapat berkurang. Bahkan lebih jauh, biomassa hasil pencacahan pelepah sawit dicampur kotoran ternak sapi dalam reaktor digester akan mampu menghasilkan biogas.Lebih lanjut, setelah dimurnikan, biogas akan menjadi biometan yang dapat diaplikasikan sebagai bahan bakar mesin (engine), bahan bakar generator pembangkit listrik maupun menyalakan kompor biogas.

SPESIFIKASI

Mesin Penghancur Pelepah Kelapa Sawit dan Pengurai Sabut Kelapa Butiran [ Chopper Schredder ] ini dikopel dengan mesin penggerak (engine) Yanmar (Diesel) TF 85 ( 8,5 HP) ber SNI dengan spesifikasi :

Jenis Mesin: Mesin diesel horisontal 4 ( empat) langkah berpendingin air, Sistem pembakaran: Pengabutan langsung (direct injection), jumlah silinder: 1 ( satu) silinder, saat pengabutan: 17° sebelum TMA,  Diameter x panjang langkah ( mm) : 88x96, Volume silinder ( cc) : 583, Daya kontinyu ( dk/ ppm) : 9, 5/ 2200, Daya maksimum ( sesaat) ( dk/ ppm) : 10, 5/ 2200, Torsi maksimum ( kg.m/ ppm) : 4, 23/ 1600, Perbandingan kompresi: 17, 9,  Arah putaran poros: Berlawanan dengan arah putaran jarum jam ( dilihat dari sisi roda gaya), Pemakaian bahan bakar ( gr/ dk.jam) : 186, Pompa bahan bakar: Tipe Bosch, Tekanan injektor ( kg/ cm² ) : 200, Sistem pelumasan: Pelumasan paksa menggunakan pompa & katup regulator hidrolik ( pompa jenis trochoidal), Kapasitas tangki bahan bakar ( liter) : 11, 0, Kapasitas minyak pelumas ( liter) : 2, 8, Jenis minyak pelumas: SAE 40 kelas CC atau CD, Sistem pendinginan: Radiator, Kapasitas tangki pendingin ( liter) : 2, 3, Cara menghidupkan: Manual ( engkol tangan) atau elektrik starter ( khusus tipe radiator), Dimensi PLT mesin ( panjang x lebar x tinggi) ( mm) : 695, 0 x 348, 5 x 530, 0, Berat kosong ( kg) : 101, 0, Ukuran kemasan ( p x l x t) ( mm) : 910x500x810, Berat kotor ( kg) : 151, 0 (*)

Download File Video :

Info lebih lanjut dapat di klik webpage

Pelepah kelapa sawit bisa menggantikan rumput hingga 80% tanpa mengurangi laju pertumbuhan bobot ternak. Ada beberapa macam teknologi untuk menjadikan pelepah sawit sebagai pakan ternak.
Kandungan zat gizi ternak dari daun kelapa sawit cukup lumayan, antara lain mengandung protein kasar 14,8% ligin 27,6% dan kecernaan invitro kurang dari 50%. Daun sawit memiliki keambaan , daya serap air dan kelarutan yang lebih tinggi. Nilai keambaan yang tinggi merupakan karakteristik berserat tinggi.
Pelepah kelapa sawit dpat diberikan dalam bentuk segar atau diproses menjadi silase. Hasil Penelitian menunjukan penggunaan pelepah sawit dalam bentuk silase pada sapi sebanyak 50% dari total pakan dapat menghasilkan pertambahan bobot badan harian berkisar 0,62-0,75 kg dengan nilai konversi pakan antara 9 - 10.
Fermentasi pelepah kelapa sawit menjadi silase ditujukan preservasi dan konsentrat, pengaruhnya terhadap nilai gizi bahan relatif kecil, Adapun untuk meningkatkan kandungan gisi dalam proses fermentasi dapat ditambahkan urea. Penambahan urea sebanyak 3-6% akan meningkatkan kandungan protein bahan dari 5,6 menjadi 12,5 atau 20%. - See more at: http://www.noodls.com/view/4329C5D26422644F8E0E1009695A376B6D3D402A#sthash.OTKVX4Yw.dpuf

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek           Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Kencana Online © 2018

web analytics visits since 22/07/2004 | details