Biodigester BD 1000 T

Biodigester BD 1000 T
Biodigester BD 1000 T Biodigester BD 1000 T
Kode Produk: BD 1000 T
Ketersediaan: Tersedia
Harga: Rp.11.875.635.750,00
Jml:     - ATAU -   Bandingkan

Dalam katagori produk Biodigester dan Reaktor Biogas ini ditawarkan teknologi fermentasi bagi pembangkitan metana (CH4) dalam sistim terkendali yakni instalasi reaktor atau Biodigester biogas (BD) 1000 T.

Dengan fermentasi, semua jenis limbah organik ( pertanian, perkebunan termasuk hasil cacahan pelepah kelapa sawit, peternakan berupa kotoran ternak sapi, kotoran ternak kerbau, ayam dan aneka ternak lainnya hingga sampah organik), gulma kebun ( alang-alang, rumput gajah, serasah dan perdu) dan gulma perairan ( eceng gondok, alga, ganggang laut) maupun limbah industri pengolahan hasil pertanian ( limbah cair pabrik kelapa sawit POME, limbah cair pabrik tahu dan sagu),  atau kemudian disebut biomassa, di dalam alat kedap udara yang disebut biodigester, secara alami akan dihasilkan biogas dan pupuk organik. Limbah cair biogas sangat efektif menjadi media tumbuh probiotik bagi budidaya ikan (lele).

Gas, yang kemudian dialirkan kedalam alat pemurnian (purifikasi atau methan purifier)  dari kandungan impurites ( H2S, Amoniak, CO2), akan menjadi murni (CH4> 70 %) yang kemudian dikatagorikan sebagai biometan RNG. Kesetaraan energi biogas tiap 1 m3 setara dengan 0.46 kg LPG = 0.62 liter minyak tanah = 0.80 liter bensin = 3.50 kg kayu bakar.

Biogas akan dihasilkan dari proses fermentasi dengan prasyarat material ( ukuran halus, C/N rasio= 25-30, PH netral ~7 ) dari semua jenis bahan biomassa ( gulma air eceng gondok, alga, gulma kebun seperti alang-alang, rumput gajah, serta limbah industri pengolahan hasil pertanian dan kotoran ternak maupun sampah organik). Gas yang dihasilkan, methana (CH4),  dapat digunakan sebagai sumber energi panas atau digunakan menyalakan kompor, lampu penerangan ( petromax), sedangkan biogas yang sudah termurnikan berkemampuan menjadi bahan bakar menjalankan engine, generator set, genset las, burner dan alat teknik mekanisasi lainnya.

Bagi material berasal dari kotoran ternak ( ruminansia seperti sapi, kuda, domba), fermentasi akan berlangsung dengan sendirinya karena bakteri bawaan. Namun bagi bahan baku biomassa lain (selain kotoran ternak), diperlukan aktivasi dengan aktivator.   Ada tiga kelompok bakteri yang berperan dalam proses pembentukan biogas yaitu (1) kelompok bakteri fermentatif: Steptococci, Bacteriodes, dan beberapa jenis Enterobactericeae, (2) Kelompok bakteri asetogenik: Desulfovibrio dan (3) Kelompok bakteri metana: Mathanobacterium, Mathanobacillus, Methanosacaria, dan Methanococcus

SPESIFIKASI

Volume digester 1.000 m3, dengan luas lahan 3.000 m2 menghasilkan biogas sebanyak 900-1.080 m3/hari
Dengan bahan masukan per hari sebanyak:


1. kotoran sapi kadar air 88% : 23 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 5 ton, kompos cair 17 m3
2. kotoran sapi kadar air 94% : 46 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 3,9 ton, kompos cair 40,9 m3
3. sampah jagung kadar air 70% : 6 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 1 ton, kompos cair 3,5 m3
4. kotoran babi kadar air 94% : 40 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 3 ton, kompos cair 35,8 m3
5. kotoran ayam petelur kadar air 75% : 23 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 2,8 ton, kompos cair 19 m3
6. kotoran ayam potong kadar air 60% : 40 ton, dihasilkan kompos padat (60% kadar air) 7,3 ton, kompos cair 31,6 m3

Tulis review

Nama Anda:


Review Anda: Note: HTML tidak diterjemahkan!

Rating: Jelek           Bagus

Masukkan kode verifikasi berikut:



Kencana Online © 2017

web analytics visits since 22/07/2004 | details